Terlanjur Membeli Masker Skuba? Ini Cara Memakainya

No comment 210 views

Menggunakan masker adalah salah satu hal yang wajib dilakukan saat berpergian keluar rumah, karena pandemic virus korona masih belum usai. Ada banyak jenis masker yang sering dipakai oleh orang-orang, seperti masker N95 atau KN95, masker medis, masker kain tiga lapis, dan masker kain satu lapis. Masker satu lapis yang sering digunakan oleh orang-orang adalah masker skuba, karena sangat praktis diguankannya. Namun, ternyata penggunaan masker skuba tidak dianjurkan. Sesuai dengan pernyataan dari Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Achmad Yurianto menjelaskan mengapa masker skuba dilarang digunakan. Berikut pernyataanya.

Masker Skuba

  • Punya Bahan Tipis

Kain skuba atau nama lainnya kain polychloroprene sendiri sebenarnya tidak terlalu tipis apabila dijadikan baju penyelam atau baju sehari-hari. Namun, apabila dijadikan masker penggunaannya akan sedikir berbeda. Jika masker skuba dikatakan efektif menangkal virus corona, sebenarnya bisa saja, tetapi sangat sedikit kemungkinannya. Harus dipakai berlapis-lapis apabila ingin efektif.

  • Tidak Punya Filtrasi

Berbeda dengan masker N95 dan maskerbedah, masker scuba tidak memiliki filtrasi atau penyaring untuk mencegah partikel-partikel dari luar masuk ke dalam masker. Masker yang dipakai seharusnya sudah menggunakan HEPA filter (penyaring untuk air diffuser), baru dapat dijadikan pilihan masker yang baik. Memakai masker kain, juga dapat ditambahkan kain tipe non-woven polypropylene (kain tipis) agar aman.

  • Memudahkan Droplet untuk Terbang

Karena mempunyai bahan yang tipis dan juga tidak ada bahan penyaring yang memadai, droplet dari mulut pengguna menjadi lebih mudah keluar dari masker. Karena masker skuba yang memiliki tekstur yang elastis, akan terdapat celah pada masker skuba yang dapat memecah droplet menjadi partikel yang lebih kecil lagi. Hal tersebut  tentunya akan berbahaya, karena beresiko tinggi menyebabkan droplet masuk ke dalam saluran napas orang sekitar. Terlebih lagi apabila digunakan di dalam gerbong kereta, di mana ruangannya tertutup dan udaranya dingin. Alhasil, droplet yang sangat kecil bisa bertahan lebih lama di dalam udara.

Namun, karena sudah banyak orang-orang yang membeli masker skuba, tentu sayang apabila dibuang. Oleh karena itu, terdapat cara agar membuat masker skuba menjadi efektif dalam menangkal virus korona, yaitu dengan menambah lapisannya. Hal tersebut sejalan dengan aksi warganet yang membagikan cara menggunakan masker skuba yang baik dan benar supaya efektif melalui media sosial twitter.

  1. Uji Coba Pertama

Langkah uji coba yang dilakukan seorang pria tersebut diawali dengan penggunaan masker skuba satu lapis yang mencoba meniup api dengan sekuat tenaga yang dikeluarkan dengan korek gas. Hasilnya, api yang dinyalakan oleh korek gas dalam sekejap mati. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Berdasarkan pernyataan dari Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Prof. Wiku Adisasmito yang menjelaskan bahwa masker skuba sangat tipis. Oleh karena itu, dengan satu lapisan saja, memungkinkan virus dapat menembus ke dalam saluran pernapasan. Sifat masker skuba yang elastis memungkinkan pori-pori masker tersebut melebar. Sehingga partikel kecil mampu melewatiya. Berdasarkan penelitian ilmiah dalam jurnal ACS Nanoi, bahan masker perlu mementingkan filtrasi terhadap partikel-partikel yang lebih kecil menjadi hal yang krusial untuk mencegah virus masuk.

  1. Uji Coba Kedua

Pada video yang selanjutnya, pria tersebut mengakali dengan menambahkan tisu 2 lapis ke dalam masker skuba. Pria tersebut lalu melakukan hal sama dengan menyalakan api lalu meniupnya dengan sekuat tenaga. Hasil uji coba kedua ternyata api dari korek gas yang diletakkan di depannya tidak padam saat ditiup. Penambahan lapisan ini dapat mengoptimalkan penyaringan terhadap partikel kecil yang menyebabkan partikel tersebut sulit menembusnya. Namun, alangkah lebih baik untuk menggunakan masker N95, masker bedah atau masker kain tiga lapis.

Leave a reply "Terlanjur Membeli Masker Skuba? Ini Cara Memakainya"