Objek Wisata Terbaik di Kota Solo yang Tidak Boleh Terlewatkan

Berkunjung ke kota tanah kelahiran Presiden RI kita yaitu kota solo, pasti kita tidak akan menya-nyiakan untuk berkunjung juga ke tempat wisata terbaik yang ada di kota ini. Untuk anda yang ingin menikmati panorama keindahan wisata di kota solo dapat anda simak beberapa informasi lengkap yang kami bagikan kali ini, semoga dapat memberikan alternative liburan bagi anda dan keluarga tercinta. Nah berikut ini beberapa objek wisata terbaik di kota solo yang tidak boleh terlewatkan:

objek wisata terbaik di kota solo

Taman Sriwedari

Taman Sriwedari adalah satu kompleks taman yang ada di Kecamatan Lawiyan, Kota Solo, Propinsi Jawa Tengah. Mulai sejak pada masa era Pakubuwana X, Taman Sriwedari telah menjadi tempat diselenggarakannya rutinitas hiburan Malam Selikuran, selain itu Taman Sriwedari sempat juga menjadi tempat penyelenggaraan PON I pada tahun 1948. Taman Sriwedari di bangun oleh Paku Buwono X.

Pada awalnya membuat Taman Sriwedari sebagai tempat rekreasi serta tempat istirahat untuk keluarga kerajaan, di inspirasi dengan mitos mengenai kehadiran satu taman di surga. Awal mulan dari taman ini memiliki nama Kebon Rojo atau Taman Raja, tetapi sejalan perubahan zaman, kebun binatang tersebut kini dipindah ke daerah jauh dari pusat kota. Sekarang ini, taman rekreasi ini memiliki sebagian sarana hiburan baik untuk anak kecil dan orang dewasa, serta terdapat juga restoran-restoran kecil, dan stand penjualan suvenir.

Didalam kompleks taman ini juga ada satu atraksi yang populer yakni wayang orang di Gedung Wayang Orang (GWO). GWO Sriwedari sebagai satu gedung pertunjukan wayang orang yang di miliki oleh Taman Sriwedari. Tempat ini memberikan seni pertunjukan daerah wayang orang yang menyajikan cerita wayang berdasar pada cerita Ramayana serta Mahabarata. Pada saat khusus juga di gelar cerita wayang orang kombinasi antara wayang orang Sriwedari dengan wayang orang RRI Surakarta dan bahkan juga dengan seniman-seniman wayang orang Jakarta, Semarang, maupun Surabaya.

Keraton Surakarta Hadiningrat

Keraton Surakarta Hadiningrat yaitu kraton peninggalan kerajaan Mataram islam sebagai saksi histori perubahan kota Surakarta. Dengan arsitektur Jawa asli yang telah di pengaaruhi sistem Barat, Bangunan ini terlihat megah meskipun masih tetap menghadirkan ciri dari Solo tersebut.

Keraton Surakarta atau nama resminya Keraton Surakarta Hadiningrat, adalah satu tempat bersejarah yang tidak bisa ditinggalkan saat berkunjung di Solo. Di bangun dengan cara bertahap oleh Sunan Paku Buwono II pada tahun 1744, membuat Keraton Surakarta Hadiningrat jadi tempat eksotis yang menaruh banyak nilai histori. Dengan cara fisik Keraton Surakarta mempunyai banyak persamaan dengan Keraton Yogyakarta karena salah satu arsiteknya yakni Pangeran Mangkubumi atau Sultan Hamengkubuwana I, sebagai arsitek paling utama Kraton Yogyakarta. Keraton Surakarta terletak tepat di pusat kota, berdekatan dengan sebagian landmark kota Solo, seperti Balai Kota, Pasar Klewer serta Pasar Gede. Bermacam saranin – Kana transportasi dapat di pakai untuk meninjau tempat seperti becak serta andong.

Museum Radya Pusataka

Museum Radya Pustaka terdapat di pusat Taman Sriwedari di Jalan Slamet Riyadi. Ini yaitu salah satu museum yang paling tua di Indonesia. Di dalamnya Anda dapat menyaksikan beragam peninggalkan benda benda bersejarah. Termasuk juga semuanya jenis benda yang terkait dengan keraton Surakarta sampai beragam koleksi Napoleon Bonaparte. Beragam jenis koin kuno dari bermacam negara dapat juga Anda saksikan. Anda dapat pelajari semuanya peninggalan ini lengkap dengan data yang di sajikan pada samping benda kuno.

Kebun Binatang Taru Jurug

Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) sejak dahulu telah jadi salah satu ikon wisata di Kota Solo. Tempat ini cukup nyaman untuk bersantai sembari nikmati beragam jenis spesies hewan serta tumbuhan. Pohon-pohon yang besar dan rindang membuat udara terasa sejuk serta dingin.

Koleksi binatang di Taman Satwa Taru Jurug relatif komplit, hal tersebut dapat dijadikan sebagai fasilitas pengetahuan binatang pada anak-anak ataupun murid Sekolah Dasar. Sebagian sarana penunjang yang ada di Taman Satwa Taru Jurug ini diantaranya masjid, kereta mini untuk mengitari Taman Jurug, arena bermain anak, serta menunggang gajah. Pada saat khusus, anda dapat juga melihat atraksi pertunjukan musik, reog atau jaran dor, acara Syawalan serta Festival Gethek yang diadakan satu tahun sekali.

Didalam kompleks Taman Satwa Taru Jurug ini juga ada satu monumen yang menghormati seniman keroncong legendaris Gesang. Ditempat itu didirikan sanggar seni serta patung Gesang sang pencipta lagu Bengawan Solo. Konon beritanya, Gesang mendapatkan ide lagu Bengawan Solo saat tengah ada di taman ini.