Mana yang Lebih Baik, Kijang Innova Diesel atau Bensin?

Kijang Innova Diesel

 

Tentu Anda sudah mengetahui bahwa untuk beberapa mesin mobil konvensional menawarkan dua jenis mesin dengan jenis bahan bakar yang berbeda. Salah satunya adalah pada All New Kijang Innova terbaru. Semenjak generasi Kijang Kapsul, mobil produksi Toyota ini menawarkan dua pilihan mesin, yaitu mesin diesel dan mesin bensin. Kedua jenis mesin ini tentu menawarkan kelebihan dan kekurangan tersendiri. Apa sajakah itu? Simak ulasannya berikut ini.

Spesifikasi Mesin Diesel

Kelebihan mesin diesel atau mesin berbahan bakar solar yang membuatnya banyak diminati oleh konsumen. Mobil Kijang Innova untuk mesin diesel menggunakan tipe mesin 2KD-FTV 2,5 liter. Meski begitu, pada generasi terbarunya, mesin diesel sudah menggunakan mesin yang lebih canggih serta didukung oleh teknologi VNT dan intercooler.

Dengan dukungan mesin terbaru ini membuat tenaga yang diproduksi lebih meningkat meskipun kapasitas mesin lebih kecil sebesar 100 cc. Tenaga yang dihasilkan sebesar 149 Ps pada torsi 342 sampai 600 Nm. Hal ini membuat performa mesin bensin Kijang Innova terasa semakin tertinggal.

Semenjak teknologi pada mobil Kijang Innova mengalami peralihan di tahun 2004 dari generasi pertamanya, mobil pun sudah mulai menggunakan teknologi diesel berkat perkembangan teknologi common rail dan turbocharger. Teknologi ini membuat performa mesin diesel lebih halus ketimbang pendahulunya.

Jika dulu pengguna mesin diesel sering mengeluh mesin yang tidak halus dan membuat bising, kini hal itu sudah tidak lagi ditemukan pada generasi terbaru. Getaran yang mengganggu dengan suara bising sudah tidak lagi ditemukan pada mesin diesel modern. Getaran yang cukup terasa ketika menghidupkan mobil. Namun, ketika mobil dibawa berjalan maka Anda sudah tidak akan menemukan getaran ini lagi.

Kemajuan ini juga didukung oleh kualitas bahan bakar solar yang semakin baik. Kualitas solar yang baik membuat sistem injeksi semakin lancar sehingga mesin tidak mudah tersumbat.

Spesifikasi Mesin Bensin

Mesin bensin pada mobil Kijang Innova menggunakan mesin 1TR-FE empat silinder 2,0 liter. Mesin bensin ini dikenal boros pemakaian bahan bakar jika dibandingkan dengan mesin diesel. Untuk itu, sebaiknya Anda mempersiapkan uang yang cukup setiap bulannya untuk kebutuhan pembelian bahan bakar mobil.

Meski sudah dikenal boros dan kurang bertenaga, sayangnya Kijang Innova Toyota tidak memberikan perubahan berarti terhadap mesin bensinnya. Fitur yang sudah diberikan selama ini yaitu berupa Dual VVT-I. Meski kehadiran teknologi ini dikenal mampu meningkatkan performa dan menurunkan pemakaian bahan bakar, namun tetap saja membutuhkan bahan bakar yang cenderung banyak dibanding diesel.

Dari segi power yang dihasilkan, mesin bensin sudah jauh tertinggal dibandingkan oleh mesin diesel. Mesin bensin yang dimiliki oleh Kijang Innova hanya mampu menghasilkan tenaga sebesar 139 Ps pada 183 Nm.

Untuk mesin bensin manual pada mobil Innova 2.0 tipe V setidaknya mengkonsumsi bahan bakar sebesar 11,6 km/liter. Sementara untuk tipe otomatis atau matik nya biasanya akan lebih boros bahan bakar.

Meski mesin diesel Kijang Innova seolah menawarkan lebih banyak kelebihannya, namun ada beberapa rumor mengenai masalah di bagian transmisi dan mesin. Hal ini menimbulkan suara-suara mengganggu meski dalam kondisi idle. Meski rumor ini mungkin tidak akan ditemukan di semua mesin, namun akan lebih aman jika memilih mesin bensin.

Namun, bagi Anda yang ingin merasakan sensasi baru merasakan mesin diesel, tidak ada salahnya juga memilih tipe mesin satu ini. Untuk membeli mobil Toyota Anda tinggal mengunjungi laman https://auto2000.co.id/cars_list/Toyota-All-New-Kijang-Innova. Auto2000 merupakan retailer resmi mobil Toyota di Indonesia yang tentunya lebih terjamin.

Leave a reply "Mana yang Lebih Baik, Kijang Innova Diesel atau Bensin?"